Penguatan Bela Negara Untuk Generasi Muda Tahun 2023

Kehidupan ini memang tidak lepas dari beragam ancaman yang kompleks, terutama di era 4.0 yang hendak bergerak ke 5.0. Jadi segala sesuatu informasi tersebar secara digital melalui peran serta internet.

Dengan adanya (baca: lajunya informasi) hal tersebut generasi muda harus mampu menyaring beragam sumber berita tersebut, salah satunya dengan penguatan bela negara bagi generasi muda.

Generasi muda harus punya filter yang baik agar tidak mudah terpengaruh dengan ragam informasi yang disebar untuk kepentingan pribadi. Ini harus diantisipasi terlebih lagi akan ada bonus demografi jadi jangan sampai salah asuh, semua harus dikelola dengan baik melalui bela negara agar 10–15 tahun mendatang tidak menjadi persoalan bangsa.

Mengutip dari Jurnal Penelitian yang diterbitkan Universitas Pertanahan Indonesia yang ditulis oleh Herbert Rony P Sinaga. Kesadaran bela negara dapat menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme di dalam diri masyarakat, oleh karenanya perlu ada upaya-upaya yang merupakan kewajiban dasar dan merupakan suatu kehormatan bagi setiap warga negara dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Salah satunya adalah melalui pendidikan bela negara.

Upaya bela negara bisa dilakukan setiap masyarakat Indonesia, yang mana disesuaikan dengan profesi individu. Salah satu contohnya pelajar.

Terkait dengan Bela Negara. Hari Jumat, 17 Maret 2023 program yang dicetuskan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui KODIM 0813 Bojonegoro beserta Koramil Trucuk. Melaksanakan kegiatan “Penguatan Bela Negara Untuk Generasi Muda” dengan sasaran program adalah pelajar tingkat SMA/SMK/MA se-kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan yang berjalan di SMKN Trucuk dipimpin oleh Bapak Serma Agus Tinul dengan total 10 personil bail dari KODIM 0813 Bojonegoro dan Koramil Trucuk. Kegiatan ini meliputi :

1. PBB (Pelatihan Baris Berbaris)

2. Fun Game

3. Wawasan Kebangsaan

“Tujuan dari kegiatan ini adalah membentuk karakter bagi generasi muda untuk mencintai tanah airnya yaitu cinta dan membela Negara Kesatuan Rapublik Indonesia”, ujar Serma Agus Tinuk.

Ketiga kegiatan diatas merupakan satu rangkaian acara yang saling terkait dan dilaksanakan mulai pagi jam 07.00 sampai selesai.

Dengan PBB pelajar diberi pelajaran untuk patuh terhadap perintah, yang mana dalam kegiatan nyata baik di sekolah maupun di dunia kerja. Setiap individu harus patih sesuai dengan aturan yang berlaku di tempat itu.

Untuk melepas kepenatan setelah kegiatan PBB dilaksanakan Fun Game, disini pelajar diajarkan arti penting kerjasama. Selepas itu pelajar bergeser ke aula DPIB untuk mendapatkam materi wawasan kebangsaan.

Mari kita tanamkan rasa nasionalisme agar semakin cinta tanah air. Cinta tanah air, membela tanah air adalah bagian dari taqwa kita kepada Tuhan YME. (sat/2023)

 

3 Siswa SMKN TRUCUK Diterima Kerja di PT Sedap Sejahtera Bersama

Satu kebanggaan dan keberhasilan buat SMKN Trucuk, bahwasannya pada hari Rabu, 15 Maret 2023 beberapa siswa kelas XII TKRO 1 yang saat ini masih sekolah sudah diterima kerja pada perusahaan yang berlokasi di Colomadu Solo Provinsi Jawa Tengah tepatnya di PT Sedap Sejahtera Bersama.

Hari ini Bapak Doni selaku pokja Humas yang membidangi BKK (Bursa Kerja Khusus) SMKN Trucuk didampingi Ibu Dwi Indra mengantar anak-anak kelas 12 belum lulus sudah mendapat pekerjaan training di PT Sedap Sejahtera Bersama lokasinya di Solo Colomadu.

Ada 3 siswa kelas 12 TKRO 1 atas nama Aris Chandra Winata, Heru Adi Prayogo dan Abdul Rofiq. Sebagai guru yang membidangi BKK Bapak Doni dan Bu Dwi Indra mengantarkan siswa-siswa yang telah diterima bekerja berangkat jam 09.00 nyampe di Solo tadi sekitar jam 15.00 wib.

Anak-anak melaksanakan training selama satu bulan. Pada training siswa-siswa setiap hari diberi uang lelah sebesar Rp. 55.000,- dan satu kali makan.

Siapa nih yang ingin masuk dan belajar di SMKN Trucuk? Sudah terbukti bahwa lulusannya berhasil, dan siap bekerja di perusahaan-perusahaan berskala nasional.

eits…. ini malah belum lulus lho sudah diterima kerja. Ayo segera daftar PPDB di SMKN Trucuk.(sat/2023)

 

PPDB SMKN TRUCUK TAHUN 2023/2024

Hai adik-adik setelah lulus dari jenjang SMP sudah punya angan angan mau daftar kemana?

Jangan pikir panjang , siapkan dirimu untuk daftar di SMKN TRUCUK…
Berikut kami share informasi seputar pendaftaran calon peserta didik baru.
Yuk tentukan passion mu dan bergabunglah menjadi bagian dari keluarga SMKN TRUCUK, MELANGKAH BERSAMA SUKSES SEMUA

See you…

SMKN Trucuk Menggelegar dan Menggetarkan Bojonegoro dengan Gelar Karya P5

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – SMKN Trucuk berhasil menggelegar dan menggetarkan Bojonegoro pada Kamis (23/2) lalu. SMKN di Jalan Sumberejo-Kentong, Trucuk tersebut menjadi sekolah pertama yang mampu menyelenggarakan Gelar Karya Projek Penguatan Profi l Pelajar Pancasila (P5) dengan meriah dan semarak. Bahkan mendapat apresisiasi Luar biasa dari Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Jawa Timur Wilayah Bojonegoro-Tuban dan tamu undangan. Pada Gelar Karya P5 diawali dengan penampilan reog yang aktraktif sebagai tarian penyambut para tamu undangan. Hadir dalam acara tersebut Kasubbag TU dan Kasi SMK Cabdisdik Jawa Timur Wilayah Bojonegoro-Tuban, yaitu Jaswadi, S.Pd. M.M. dan Drs. Agung Prijono M.M. Selain itu, musyawarah pimpinan kecamatan (muspika) Trucuk, mulai Camat Supranata, S.Sos, MM, Kepala Puskesmas Dr. Aksita, Kapolsek hingga Danramil Trucuk, wali siswa, serta perwakilan SMP dan MTs di sekitar Trucuk.

Dalam kesempatan tersebut gelar karya dibuka dengan prosesi potong pita oleh Kasi SMK yang mewakili Kacabdisdik. Sejatinya Kacabdisdik Adi Prayitno, S.Pd, M.M hadir, namun ada rapat mendadak, sehingga diwakilkan.

Tamu undangan dan pengunjung langsung dibuat takjub dengan suguhan produk inovasi dan unggulan para siswa. Seperti inovasi berupa mesin penyiram tanaman otomatis digerakkan alat kontrol suhu dari siswa teknik kendaraan ringan otomotif (TKRO). Lalu maket rumah ramah lingkungan karya siswa desain pemodelan dan informasi bangunan (DPIB) yang pernah menjadi juara di Jatim.

Selain itu, kaos, stiker, dan gantungan kunci karya siswa desain komunikasi visual (DKV). Juga beberapa mocktail, fruit carving, dan napkin folding yang ditampilkan siswa perhotelan. Bahkan panggung gelar karya dibuat oleh siswa teknik pengelasan.

Gelar Karya P5 dibuka dengan penampilan memukau paduan suara yang menyanyikan lagu Indosesia Raya. Dilanjutkan mars SMKN Trucuk pertama kali di-launching dan diperdengarkan ke para pengunjung dan tamu undangan yang hadir.

Lirik mars itu diciptakan olah Kepala SMKN Trucuk Tri Erni Hudaya M.Pd. Sebagai dedikasi demi kemajuan SMKN Trucuk lebih baik. SMKN Trucuk boleh dipinggiran, namun siswanya tidak terpinggirkan. Sehingga menginspirasi dan memotivasi menjadi insan beriman dan bertaqwa, inovatif, terampil, percaya diri, juga generasi emas, siap keja dan penuh dedikasi.

Kepala SMKN Trucuk Tri Erni Hudaya M.Pd. mengatakan Projek Penguatan Profi l Pelajar Pancasila (P5) digelar sebagai implementasi dari kurikulum merdeka. IKM sudah diterapkan SMKN Trucuk.

Gelar Karya ini merupakan kegiatan puncak aksi nyata praktik baik P5. Tentu sudah melalui berbagai tahapan dan proses. Semua yang terlibat dalam acara ini mulai dari awal hingga inti adalah siswa kelas 10.

MENGGELEGAR: Pembukaan Gelar Karya P5 SMKN Trucuk dilakukan dengan prosesi potong pita oleh Kasi SMK Cabdisdik Wilayah Bojonegoro-Tuban. Prosesi potong pita diiringi tari reog dibawakan siswa SMKN Trucuk. (M. IRVAN RAMADHON/RDR.BJN)

Gelar Karya dengan tema Kearifan Lokal tersebut semakin meriah dan memukau dengan penampilan tari wonderful Indonesia. Tarian yang mengkolaborasikan berbagai tari dari Sabang hingga Merauke menjadi satu sangat indah. Tarian yang dipimpin oleh Guru Seni Budaya Dias Kirana tersebut mendapat apresiasi luar biasa dari tamu undangan. Lalu dilanjutkan pembacaan puisi, story telling¸langgam Jawa, hingga, stand up comedy.

‘’Tema Kearifan Lokal dipilih sehingga siswa mengerti dan menghargai sejarah maupun budaya. Lalu bisa dan mampu nguri-uri yang sudah dimiliki,” jelasnya.

Semua siswa dan guru menggunakan pakaian adat dari berbagai wilayah Indonesia dalam acara tersebut. Bahkan pada Kamis pertama setiap bulan menggunakan pakaian adat saat pembelajaran.

Menurut Erni sapaan akrab kepala sekolah tersebut siswa yang tampil bukan yang sudah memiliki bakat, namun melalui proses dari awal. Mulai proses pengenalan hingga pemahanan dengan menggunakan empat prinsip P5. Mulai dari holistik, aktualiasai, berpihak pada murid, dan ekplorasi.

Pada gelar karya ini SMKN Trucuk memilih ikon Tembo sebagai perwujudan berpikir dari alam, budaya, dan kearifan lokal setempat. Dari Tembo mucul pemikiran memajukan alat transportasi. Terbukti dengan mampu menciptakan mobil solar cell sendiri dinamai Laksmana.

Kemudian Tembo yang menggunakan udeng Samin menjadi perwujudan bisa menempatkan diri sesuai dengan adat masyarakat. Ikon Tembo memiliki arti untuk mewadahi kreatifi tas, menyebrangkan harapan, dan mewujudkan impian.

Cabdisdik Jatim Wilayah Bojonegoro melalui Kasi SMK Drs. Agung Prijono M.M. sangat mengapresiasi Gelar Karya P5 SMKN Trucuk yang meriah pertama di Bojonegoro. Terlebih tidak semua sekolah bisa menyelenggarakan gelar karya sebagus ini.

Agung mengatakan P5 merupakan implementasi kurikulum merdeka yang sudah diterapkan pada tahun ajaran 2022/2023. SMKN Trucuk termasuk yang pertama mengimplemetasikan. Terlebih perkembangan terbukti dalam hasil karya dan produk siswa.

‘’Terima kasih Bu Erni sebagai kepala sekolah,” ungkapnya. (irv)

Dikutip dari Radar Bojonegoro : https://radarbojonegoro.jawapos.com/daerah/bojonegoro/27/02/2023/smkn-trucuk-menggelegar-dan-menggetarkan-bojonegoro-dengan-gelar-karya-p5/